Page 12 - MUHA MAGAZINE #1
P. 12
Apabila dibandingkan dengan regulasi Apabila verifikasi hanya bergantung pada
serupa di berbagai negara, langkah yang pengisian tanggal lahir saat pendaftaran akun,
diambil Indonesia ini sebenarnya bukan hal mekanisme tersebut sangat rentan
baru. Amerika Serikat telah lebih dulu memiliki dimanipulasi, mengingat praktik
Children's Online Privacy Protection Act mencantumkan tanggal lahir palsu demi
(COPPA), Uni Eropa dengan GDPR-K, Inggris memenuhi syarat usia minimum bukanlah hal
dengan Age-Appropriate Design Code, hingga yang asing terjadi di kalangan pengguna
Tiongkok dan Vietnam yang menerapkan remaja. Dari sisi pelaku usaha, penerapan PP
pembatasan usia dan waktu bermain pada TUNAS juga menimbulkan kekhawatiran
layanan game online. Dengan demikian, dari tersendiri. Membangun sistem penyaringan
sisi konsep, kehadiran PP TUNAS dapat konten, verifikasi usia, dan fitur pengawasan
dikatakan sebagai langkah yang wajar, bahkan orang tua membutuhkan investasi teknologi
tergolong terlambat jika dibandingkan negara- yang tidak sedikit.
negara tersebut. Bagi perusahaan teknologi besar, hal ini
Meskipun tujuan PP TUNAS dinilai positif, mungkin bukan kendala berarti, tetapi bagi
berbagai pihak menyoroti persoalan platform digital lokal berskala kecil hingga
implementasi di lapangan. Sejumlah media, menengah, kewajiban tersebut berpotensi
mengangkat persoalan mendasar terkait menjadi beban operasional tambahan yang
mekanisme verifikasi usia. Hingga saat ini, signifikan. Selain itu, muncul pula pertanyaan
belum ada kejelasan teknis mengenai kritis mengenai privasi, apabila verifikasi usia
bagaimana platform digital dapat memastikan mengharuskan pengumpulan data identitas
usia pengguna secara akurat. tambahan, apakah hal tersebut tidak justru
membuka celah baru terhadap risiko
kebocoran data pribadi anak ?.

