Page 17 - MUHA MAGAZINE #1
P. 17
Usamah Bhatti, peneliti S&P Global market Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri keuangan
intelligence mengatakan bahwa sektor Republik Indonesia juga menyatakan bahwa
manufaktur Indonesia mulai mengalami dampak perang timur tengah terhadap
tekanan yang insentif seiring meluasnya konflik perekonomian Indonesia masih “terkendali.”
di Timur Tengah. Perang di Timur Tengah Dengan strategi utama pemerintah berfokus
terutama Iran, menyebabkan kenaikan harga pada dua pilar, yaitu: penguatan domestik dan
energi dan bahan baku global. Dampaknya, optimalisasi APBN. Hingga Januari 2026,
biaya produksi industri Indonesia melonjak, penerimaan pajak tumbuh signifikan sebesar
output menurun, dan kepercayaan pelaku 30%. Hal ini mencerminkan adanya perbaikan
usaha melemah sehingga PMI manufaktur perilaku wajib pajak serta pemulihan aktivitas
masuk fase kontraksi. ekonomi yang kuat di dalam negeri.
Dampak yang paling terasa dari konflik di Hingga saat ini, belum ditemukan titik
terjadi di Timur Tengah bagi Indonesia adalah terang atau resolusi untuk mengakhiri perang
kenaikan drastis harga avtur dan BBM di yang sedang terjadi di timur tengah antara AS
Indonesia. Harga Pertamax Turbo melonjak dari dan Iran , agar pasokan energi dunia masih
Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter. dapat dikendalikan. Walaupun upaya negosiasi
Sementara itu, Dexlite naik tajam dari Rp14.200 sudah dilaksanakan pada April lalu yang
menjadi Rp23.600 per liter. Adapun Pertamina ditengahi oleh Pakistan, nyatanya upaya
Dex kini dibanderol Rp23.900 per liter, dari tersebut dinyatakan tidak berhasil. Bersamaan
sebelumnya Rp14.500 per liter. dengan AS dan Israel yang terus menerus
Berdasarkan laporan dari laman berita melanggar gencatan senjata, dan syarat syarat
Republika.co.id, Menteri Koordinator Bidang penghentian perang dinilai hanya
Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan menguntungkan pihak AS dan Israel saja.
harga avtur per 1 April 2026 di bandara Beberapa pemimpin negara di seluruh dunia
internasional Soekarno-Hatta naik sebesar 80% telah mendesak AS dan Israel untuk segera
dari Rp13.656 menjadi Rp23.551,08 per liter. menghentikan segala agresi yang dilancarkan.
Walau begitu beberapa pakar ekonomi Walau begitu, rupanya desakan desakan
mengatakan harga avtur di Indonesia terbilang pemimpin dunia masih tidak dihiraukan
masih kompetitif dibandingkan Filipina dan dibandingkan kepentingan pribadi AS dan
Thailand. Pertamina memastikan tidak ada Israel.
perubahan pada harga BBM bersubsidi.
Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000
per liter, sementara solar subsidi masih berada
di angka Rp6.800 per liter. Kenaikan harga
bensin tidak hanya terjadi di Pertamina saja,
berapa penyuplai bensin di Indonesia seperti
Shell, Vivo dan British Petroleum juga
meningkat harga bensinnya.
Untuk sementara ini, kondisi perekonomian
di Indonesia masih dalam status yang relatif
aman dan belum memasuki fase krisis energi
yang besar, tidak seperti negara tetangga kita,
Filipina, yang sekarang berada dalam kondisi
krisis energi yang cukup parah. Melansir dari
laman berita BBC, Kementerian energi dan
sumberdaya Indonesia telah melakukan
langkah mitigasi dengan mengalihkan
sebagian impor minyak mentah dari negara-
negara Timur Tengah ke negara lain yang lebih
aman pasokannya, termasuk pasokan dari AS.
20 persen pasokan minyak Indonesia berasal
dari selat Hormuz tapi untuk sementara
distribusi energi ke Indonesia dialihkan dari
Afrika, Angola, Brasil dan AS.

