Page 58 - MUHA MAGAZINE #1
P. 58

Berikut adalah detail trend
         fashion notalgia yang populer:
        Radar Tren Fashion                                      Manfaat Thrift dan


        Nostalgia Populer                                       Preloved:




                                                                Contoh Barang: Pakaian (kaus, kemeja, celana,
          Trend Y2K (Tahun 2000-an): Gaya ini                   jaket), sepatu, barang pecah belah, buku,
         ditandai dengan warna-warna yang cerah,                hingga barang antik vintage.
                                                                Tujuan Utama: Mendapatkan produk branded
         celana low-rise, baby tee, sepatu platform,
                                                                atau limited edition dengan harga terjangkau
         dan aksesori yang mencolok
                                                                sekaligus mengurangi limbah fashion.
         Gaya Retro 90-an: Fokus pada kenyamanan
         dan streetwear, seperti windbreaker, baggy             Perbedaan Thrift
         jeans, serta kaus bergambar (graphic tees)
         Ofice Siren: Trend yang terinspirasi dari              dan Preloved:

         gaya kantoran tahun 90-an atau 2000-an
         dengan nuansa femme fatale, sering kali
                                                                Thrift: Sering kali barang bekas impor yang
         menampilkan rok lipit, warna netral, dan               dikumpulkan dan dijual kembali tanpa
         kacamata berbingkai kecil                              diketahui pemilik

         Borrowed Nostalgia: Fenomena Gen-Z                     Preloved: Barang milik sendiri yang dijual
                                                                kembali, biasanya informasinya lebih jelas dan
         yang mengadopsi gaya masa lalu yang
                                                                kondisi lebih terawat
         tidak mereka alami secara langsung
         sebagai bentuk pelarian dan ekspresi diri                      Eco-fashion  bertujuan  meminimalisir
                                                                dampak       negatif     lingkungan      melalui
                                                                penggunaan bahan organik, daur ulang tekstil,
        Keberlanjutan,                                          teknik  produksi  hemat  energi,  serta  prinsip
                                                                circular  fashion.  Langkah  ini  secara  nyata
        Thrifting, & Eco-                                       mengurangi  emisi  karbon,  limbah  tekstil,
                                                                pencemaran  air  dari  pewarna  kimia,  serta

        Fashion                                                 menekan  volume  sampah  di  TPA  (Tempat
                                                                Pembuangan  Akhir),  mendukung  pelestarian
                                                                ekosistem  dibandingkan  dampak  merusak  dari
                                                                fast fashion.
        Kebangkitan  gaya  Y2K  didukung  secara  masif
        oleh    popularitas   belanja   thrifting   atau
        berbelanja  barang  bekas  layak  pakai.  Anak
        muda secara aktif berburu pakaian asli dari era
        tersebut di toko secondhand, garage sale, atau
        pasar    loak   untuk     mendapatkan      harga
        terjangkau,     tampilan      unik,    sekaligus
        mendukung gaya hidup hemat.
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63