Page 41 - MUHA MAGAZINE #1
P. 41

Profil



         Jejak Langkah



         Retno Sumirat





         Oleh Tim Redaksi


               Hj. Retno Sumirat, M.Pd. lahir di Purworejo, 11
         Desember 1975. Setelah lulus dari Program studi
         Pendidikan  Bahasa  dan  Sastra  Indonesia  IKIP
         Negeri  Yogyakarta  di  tahun  1999,  ia  mendapat
         tawaran  mengajar  di  SMA  Muhammadiyah  2
         Yogyakarta.  Pendidikan  S2  ditempuh  pada  usia
         yang  tidak  muda  lagi  di  Universitas  Ahmad
         Dahlan Yogyakarta.
               Sejak awal 1996, beliau sudah menjadi tentor
         di salah satu bimbingan belajar yang pernah jaya
         pada saat itu. Selain itu, ia juga pernah mengajar
         di  MAN  III  Yogyakarta  sampai  tahun  2001.  Sejak
         mahasiswa,  beliau  aktif  di  berbagai  kegiatan
         kampus. Salah satu manfaat paling besar yang ia
         rasakan yakni kegiatan majalah kampus.                         Disusul dalam lomba guru berprestasi 2013
                Alumni tahun 1999 ini, memang sudah terlihat     yang  diselenggarakan  oleh  Dinas  Pendidikan
         aktif  sejak  di  SMP.  Sampai  saat  ini  pun,  beliau  Kota  Yogyakarta,  beliau  berhasil  meraih  juara
         masih  menjadi  pengurus  beberapa  organisasi.         II.  Setelah  itu,  beberapa  tahun  mendapatkan
         Organisasi  yang  diikuti  yaitu  Pengajian  Zahrotul   hibah    dalam     penulisan    proposal    dan
         Jannah, PRA Baturetno, PCA Banguntapan Utara,           pengembangan  Penelitian  Tindakan  Kelas
         Bendahara    MGMP      Bahasa    Indonesia   Kota       yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan
         Yogyakarta,  Sekretaris  Forum  Waka  Kurikulum         Dasar  dan  Menengah  PWM  DIY.  Salah  satu
         Kota Yogyakarta, dan Sekretaris Forum BKS Kota          karya    PTK    yang    diikutsertakan   dalam
         Yogyakarta.                                             kompetisi  mendapatkan  medali  perak  pada
               Selama menjadi guru, beliau selalu berusaha       Olympicad     2017   di   Lampung.     Adapun,
         mengikuti  kegiatan-kegiatan  pengembangan              beberapa  karya  tulis  yang  ditulis  oleh  beliau
         diri,  baik  diberi  tugas  oleh  sekolah  maupun  atas  bersama  penulis  lain,  diantaranya  Ransel
         inisiatif  sendiri.  Salah  satu  prinsip  bagi  beliau  Hitam  (antologi  Cerpen  2007);  Kapur  dan
         adalah  guru  yang  mengajak  dan  membimbing           Papan  (antologi  esai  2014);  Edukasi  di  Masa
         para  siswa  untuk  terlibat  aktif  dalam  beragam     Pandemi (antologi esai 2020); serta beberapa
         kompetisi  yang  ada,  maka  guru  tersebut  juga       artikel yang dimuat di jurnal pendidikan.
         membiasakan  diri  mau  mengikuti  beragam
         kompetisi.  “Menyuruh  anak  nulis,  ya  kita  dulu             Tentu,  dengan  segala  pencapaian  yang
         harus nulis”, begitu ungkapnya. Setelah mencoba         telah  diraih  oleh  Hj.  Retno  Sumirat,  M.Pd.  ini
         beberapa  kali  lomba  menulis,  mulai  tahun  2005     hendaknya  menjadikan  pelajaran  dan  sosok
         baru  mendapatkan  kejuaraan  untuk  pertama            yang menginspirasi untuk siswi-siswi ataupun
         kalinya,   yakni   lomba   guru    inovatif   yang      alumni  SMA  Muhammadiyah  2  Yogyakarta
         diselenggarakan oleh Taman Pintar.                      agar  terus  belajar  hal  baru  dan  selalu  aktif  di
                                                                 berbagai bidang. “Jangan membiarkan hidup
                                                                 kita  ditentukan  oleh  orang  lain.  Goal  of  Life
                                                                 harus  kita  susun  sejak  usia  remaja,  sehingga
                                                                 kita bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin
                                                                 dalam  menggapai  kesuksesan”,  begitu  pesan
                                                                 yang ia sampaikan.
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46